Peta Kemiskinan dan Penghidupan Indonesia   
Home             Peta            Hubungi kami Login

Petunjuk Penggunaan

Petunjuk Penggunaan

 

Pada portal utama, Anda akan menemukan tiga tabs: “Home”, “Peta”, dan “Hubungi Kami”:

  • Home” akan membawa Anda kembali ke laman utama portal.
  • Peta” akan mengantar Anda pada penggunaan peta, yang akan dijelaskan lebih detail di bawah.
  • Hubungi kami” merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk memberikan masukan dan saran kepada pengembang portal. Sebagai catatan, portal ini diharapkan untuk terus dilengkapi dan diperbaiki kualitasnya dengan memperhatikan masukan dan saran dari pengguna.

Penjelasan mengenai latar belakang penyusunan Peta Kemiskinan dan Penghidupan Indonesia  ini dapat Anda simak dari sebuah ###video### yang terletak di bagian atas portal. Penjelasan dan latar belakang penyusunan peta ini juga dapat dilihat pada bagian Prakata. Selain itu juga tersedia penjelasan dalam bentuk brosur dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Pada sisi kanan halaman portal terdapat beberapa tautan penting lain:

  • Sangat penting bagi Anda untuk melakukan registrasi terlebih dahulu, lewat tautan “Registrasi Pengguna”, untuk dapat mengakses portal secara optimal.
  • Pada bagian “Dokumen Pelengkap”, terdapat berbagai dokumem pendukung, diantaranya: Informasi mengenai karakteristik dan sumber data yang digunakan, laporan hasil verifikasi peta kemiskinan 2010, dan brosur dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
  • Pada bagian “Web Terkait”, kami menyediakan tautan-tautan beberapa situs yang terkait dengan sumber data, proses pembuatan, dan hal-hal lain yang relevan.

Untuk dapat membuka, melihat dan memanfaatkan peta yang tersedia, Anda harus melakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Untuk memulai, klik tautan“Registrasi Pengguna” untuk menuju laman “registrasi pengguna baru”;
  2. Ikuti arahan untuk mendaftar. Anda diharapkan mengisi keseluruhan kolom registrasi;

  1. Setelah sukses mendaftar, Anda akan kembali ke halaman “Home”. Nama Anda akan muncuk pada kop portal web sebagai tanda registrasi sudah berhasil.
  2. Untuk penggunaan selanjutnya, Anda dapat langsung menu tautan “Peta” atau tautan “Login”, lalu mengisi kotak “login” yang muncul sesuai email dan password yang Anda daftarkan.
  3. Sekarang Anda siap menggunakan Peta dengan dengan meng-klik pilihan “Peta”;
  4. Setelah memilih tautan “Peta”, sebuah kotak interaktif akan muncul:

  1. Pilih sebuah provinsi, lalu pilih tingkat analisis yang Anda inginkan: provinsi ataukah kabupaten;
  2. Pilih sebuah kabupaten/kota dan tingkat analisis yang Anda butuhkan: kecamatan ataukah desa;
  3. Pilih satu dari empat indikator kemiskinan yang tersedia: Tingkat kemiskinan (GKN), Tingkat Kemiskinan ($2PPP), Tingkat Kemiskinan Anak (GKN), dan Tingkat Kemiskinan Anak ($2PPP);
  4. Pilih satu dari lima indikator penghidupan berkelanjutan yang tersedia: Aset Alam, Aset Finansial, Aset Fisik, Aset Manusia, dan Aset Sosial. Masing-masing tema Aset terdiri dari beberapa indikator yang akan Anda pilih salah satu;
  5. Tekan tombol “Submit”.

Setelah menekan “Submit”, pada antarmuka utama keluaran Peta akan muncul peta seperti contoh di bawah ini:

Peta tersebut berisi:

  1. Gambar peta wilayah yang Anda pilih:
    • Arahkan mouse ke atas wilayah tertentu pada peta maka nama wilayah dan informasi indikator kemiskinan akan muncul
    • Pilih salah satu wilayah dengan mouse untuk memunculkan sebuah panel yang menampilkan data tambahan mengenai kabupaten/kecamatan/desa yang dipilih; dan
    • Klik kanan pada area peta lalu pilih “Simpan sebagai” atau “Save as”untuk melakukan ekspor gambar peta dalam format .png.
  2. Legenda peta, berisi:
  • Kategori statistik kemiskinan peta (tinggi, menengah tinggi, menengah rendah, dan rendah) bersifat dinamis dan dibuat dengan acuan angka estimasi terbesar dan terkecil di masing-masing tingkatan wilayah yang dipilih.
  • Warna abu-abu pada peta menunjukkan area di luar peta yang dipilih, sedangkan warna biru menunjukkan area laut.
  1. Tautan tambahan di sisi kanan, yang terdiri dari: “Tabel Data”, “Model estimasi”, dan “Informasi lainnya”;
    • Klik tautan “Tabel Data” dan sebuah jendela akan muncul menyajikan data berbentuk tabel. Anda dapat mengekspor data dengan menyorot data yang diinginkan lalu klik kanan dan pilih “copy”, selanjutnya data dapat ditempelkan pada aplikasi Ms. Excel ataupun sejenis.
    • Klik tautan “Model estimasi”dan sebuah jendela akan muncul menampilkan tabel yang berisi variabel-variabel yang digunakan dalam mengestimasi tingkat kemiskinan. Untuk mengekspor, klik kanan lalu  pilih “Simpan sebagai” atau “Save as”, lalu simpan dalam format .pdf.
    • Klik “Informasi lainnya” untuk mendapatkan deskripsi kualitatif lebih lanjut mengenai kabupaten/ kota yang terpilih.
  2. Anda dapat membuka peta lainnya dengan mengulangi langkah-langkah yang dijelaskan di atas

Bila Anda akan menggunakan data kemiskinan dari peta ini, perlu diingat bahwa angka kemiskinan tingkat kecamatan dan desa/kelurahan merupakan hasil estimasi dari model statistik. Estimasi angka kemiskinan ini dibuat berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2010, sehingga merepresentasikan kondisi pada 2010. Hasil verifikasi yang dilakukan pada pertengahan 2013 memperlihatkan bahwa data-data ini masih cukup layak untuk dijadikan acuan perbandingan kondisi kemiskinan antar wilayah. Meskipun demikian, perlu diperhatikan ada/tidaknya perubahan sejak 2010 yang kemungkinan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat secara signifikan. 

Hal-hal lain yang perlu Anda diperhatikan dalam interpretasi data kemiskinan yang disajikan pada peta ini adalah:

  1. Selalu perhatikan standard error yang dapat dilihat pada “Tabel data” ataupun ketika Anda klik salah satu daerah dalam peta. Pada dasarnya, standard error menunjukkan kisaran estimasi. Dengan tingkat kepercayaan tertentu, angka estimasi berada dalam kisaran angka estimasi plus/minus standard error.
  2. Standard error juga secara sederhana menunjukkan tingkat akurasi dari angka estimasi. Semakin kecil standar error berarti estimasinya semakin baik.
  3. Kategori statistik kemiskinan (tinggi, menengah tinggi, menengah rendah, dan rendah) pada Legenda peta bersifat dinamis dan dibuat dengan acuan angka estimasi terbesar dan terkecil di masing-masing kabupaten/kota. Oleh karenanya, Anda perlu selalu memperhatikan keterangan angka kisaran untuk setiap warna.

Indikator-indikator penghidupan masyarakat yang lain disusun dengan menggunakan berbagai sumber dengan tahun publikasi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami karakteristik data sebelum menggunakannya. Berbagai hal yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Proses pembuatan variabel sebagaimana disajikan pada laman “metadata” yang tersedia di halaman “Home”. Pemahaman tentang proses pembuatan variabel akan membantu Anda memahami tujuan pembuatan variabel dan menghindarkan salah intepretasi dan kebingungan ketika membandingkan dengan data statistik dari sumber lain dengan nama yang sama atau sejenis.
  2. Keterangan sumber data dan tahun publikasi tiap variabel ataupun indikator yang akan digunakan, agar penggunaan data dapat dilakukan sesuai dengan konteks yang diinginkan.

_________________________________
Copyright 2017 The SMERU Research Institute